Showing posts with label Computer Network. Show all posts
Showing posts with label Computer Network. Show all posts

Kerentanan CISCO ASA (CVE 2018-0101)



Selama 24 jam terakhir, CISCO telah mengeluarkan peringatan kepada para pengguna perangkat CISCO Adaptive Security Appliance (ASA). Hal ini dikarenakan telah ditemukan critical bug pada fungsionalitas SSL VPN pada perangkat tersebut. Bug yang dinamakan CVE-2018-010 ini, sesuai dengan Common Vulnerability Score System (CVSS), memiliki kategori membahayakan level 10 (tertinggi) dari kategorisasi bahaya celah kerawanan. Kerentanan ini terletak pada fungsi VPN Secure Socket Layer (SSL) yang memungkinkan remote attack yang tidak sah/tidak terotentikasi menyebabkan reload pada sistem yang terkena dampak ataupun melakukan eksekusi kode secara remote.

Celah kerawanan ini berusaha untuk melakukan “double free” area memori ketika fitur webvpn diaktifkan pada perangkat CISCO ASA. Penyerang dapat mengekploitasi kerentanan ini dengan mengirim berkali-kali paket XML pada antarmuka konfigurasi webvpn. Ekploitasi tersebut memungkinan penyerang untuk mengambil alih secara penuh sistem atau menyebabkan reload pada perangkat tersebut. Kerawanan ini juga berdampak pada peralatan yang menggunakan perangkat lunak FTD.

PRODUK YANG TERDAMPAK
Kerentanan ini berpengaruh terhadap perangkat lunak CISCO ASA yang berjalan pada produk Cisco berikut ini:
  1. 3000 Series Industrial Security Appliance (ISA)
  2. ASA 5500 Series Adaptive Security Appliances
  3. ASA 5500-X Series Next-Generation Firewalls
  4. ASA Services Module for Cisco Catalyst 6500 Series Switches and Cisco 7600 Series Routers
  5. ASA 1000V Cloud Firewall
  6. Adaptive Security Virtual Appliance (ASAv)
  7. Firepower 2100 Series Security Appliance
  8. Firepower 4110 Security Appliance
  9. Firepower 9300 ASA Security Module
  10. Firepower Threat Defense Software (FTD)
RILIS PERBAIKAN
Pada tabel berikut, kolom kiri berisi daftar rilis utama Cisco ASA Software. Kolom kanan menunjukkan apakah rilis utama dipengaruhi oleh kerentanan yang dijelaskan dalam press release ini dan rilis pertama yang mencakup perbaikan kerentanan ini. Para pengguna harus melakukan upgrade yang sesuai seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut ini
Cisco ASA Major ReleaseFirst Fixed Release
8.x 1Terpengaruh; migrasi ke 9.1.7.20 atau terbaru
9.0 1Terpengaruh; migrasi to 9.1.7.20 atau terbaru
9.19.1.7.20
9.29.2.4.25
9.3 1Terpengaruh; migrasi to 9.4.4.14 atau terbaru
9.49.4.4.14
9.5 1Terpengaruh; migrasi to 9.6.3.20 atau terbaru
9.69.6.3.20
9.79.7.1.16
9.89.8.2.14
9.99.9.1.2
1 ASA Software sebelum versi 9.1, termasuk seluruh rilis versi 8.x dan ASA versi 9.3 dan 9.5 telah memasuki masa akhir masa pemeliharaan. Pengguna diharapkan melakukan migrasi ke versi yang lebih baru dan didukung oleh rilis perbaikan keamanan.
FTD SOFTWARE
Pada tabel berikut, kolom kiri berisi daftar rilis utama Cisco FTD Software. Kolom kanan menunjukkan apakah rilis utama dipengaruhi oleh kerentanan yang dijelaskan dalam penasehat ini dan rilis pertama yang mencakup perbaikan kerentanan ini. Para pengguna disarankan untuk melakukan upgrade ke yang sesuai.
Cisco FTD Major ReleaseFirst Fixed Release
Prior to 6.2.2Not vulnerable
6.2.2Cisco_FTD_Hotfix_AB-6.2.2.2-4.sh.REL.tar (Seluruh hardware FTD platforms kecuali 21xx)
Cisco_FTD_SSP_FP2K_Hotfix_AC-6.2.2.2-6.sh.REL.tar (21xx FTD hardware platform)

REKOMENDASI
  1. Pastikan update (pemutakhiran) dilakukan terhadap seluruh perangkat yang terdampak dengan menggunakan software update yang dirilis resmi oleh Cisco.
  2. Jika anda memiliki produk rilis yang tidak didukung oleh patch update (seperti versi 9.0 atau 9.3), sebaiknya anda melakukan upgrade produk tersebut ke rilis yang didukung oleh patch update dari Cisco.
Jika perangkat anda merupakan produk lama yang sudah tidak didukung, namun fungsionalitas webvpn tersebut diaktifkan, maka kami merekomendasikan untuk menonaktifkan fungsionalitas tersebut.

REFERENSI
  1. Cisco Adaptive Security Appliance Remote Code Execution and Denial of Service Vulnerability, https://tools.cisco.com/security/center/content/CiscoSecurityAdvisory/cisco-sa-20180129-asa1
  2. CVE-2018-0101, https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2018-0101

Apa itu Dark Caracal

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI WIRELESS, KEUNTUNGAN DAN KEKURANGANNYA

Sahabat Al Mawaddah Teknologi Informasi, pada beberapa tulisan terdahulu telah di jelaskan mengenai pengertian Teknologi Wireless dan sebagainya, untuk itu penulis pada tulisan membahas yang berkaitan dengan teknologi wireless seperti di bawah ini, yakni: 


Teknologi jaringan computer saat ini terus menerus ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam rangka memberikan pelayanan, kenyamanan dan keamanan bagi pengguna teknologi jaringan baik kabel maupun nirkabel, berbagai inovasi teknologi diciptakan dalam rangka untuk membantu manusia agar lebih mudah dalam berkomunikasi. Jika melihat apa yang terjadi pada masa yang telah lalku seperti pada decade tahun 80an maka teknologi jaringan komputer pada sat itu masih sangat terbatas yakni sebagian besar mengandalkan pada jaringan kabel yang berkembang pada saat itu, Akan tetapi pada saat ini basis jaringan kabel yang telah ada sebelumnya mulai banyak ditinggalkan karena keterbatasannya serta terdapat berbagai kerumitan dalam pemasangan kabel dan terbatasnya penggunaan ruang, selain daripada itu besarnya biaya yang harus di keluarkan oleh suatu organisasi tertentu jika menggunakan  atau mengimplementasikan teknologi ini (wired network), selain itu alasan lain terhadap teknologi ini juga karena tidak adanya flexibelitas karena sangat tergantung pada kabel.

Pada perkembangan selanjutnya terutama pada saat terakhir ini kita sering mendengar jaringan Wireless, untuk jaringan menggunakan teknologi ini maka untuk menghubungkan peralatan computer dan lainnya yang ada dalam suatu jaringan menggunakan koneksi nirkabel sehingga dirasakan lebih efisien dalam menggunakan kabel. Adapu penggunaan media lalu lintas data yang dipergunakan adalah sepenuhnya menggunakan gelombang radio pada frekuensi tertentu yang memiliki aturan dan standard tertentu sebagai pengganti media kabel untuk media lalu lintas datanya.


KEUNTUNGAN & KEKURANGAN  DARI WIRELESS FIDELITY (WI-FI)

1.      Keuntungan Wireless (Wi-Fi) :

1)      Pemakai tidak dibatasi ruang gerak dan hanya dibatasi pada jarak jangkauan dari satu titik pemancar WIFI.Selain daripada itu penggunaan device tertentu seperti booster atau external antenna dapat memperluas jangkauan
2)      Jarak pada sistem WIFI mampu menjangkau area 100 feet atau 30M radius. Selain itu dapat diperkuat dengan perangkat khusus seperti booster yang berfungsi sebagai relay yang mampu menjangkau ratusan bahkan beberapa kilometer ke satu arah (directional). Bahkan hardware terbaru, terdapat perangkat dimana satu perangkat Access Point dapat saling merelay (disebut bridge) kembali ke beberapa bagian atau titik sehingga memperjauh jarak jangkauan dan dapat disebar dibeberapa titik dalam suatu ruangan untuk menyatukan sebuah network LAN.
3)      Perangkat wireless untuk teknologi wireless Wi-Fi ini sudah umum digunakan dan harganya sudah menjadi relatif murah.Juga pada saat ini biasanya pada perangkat laptop, Tab, Smartphone dan sebagainya sudah dilengkapai secara built in pada device tersebut.
4)      Sebagian besar notebook tipe terbaru sudah dilengkapi dengan perangkat network wireless dengan teknologi Wi-Fi ini dan bahkan memiliki Wifi kelas a/b/g.
5)      Area jangkauan yang lebih fleksible dikarenakan tidak dibatasi oleh jaringan distribusi seperti bila menggunakan kabel UTP maupun fiber optic. Secara teoritis dengan daya pancar 100mW sudah dapat menjangkau area (berbentuk lingkaran) 1 – 2 km didukung dengan tinggi tower yang memadai.
6)      Memungkinkan Local Area Network untuk di pasang tanpa kabel, hal ini juga sekaligus akan mampu mengurangi biaya untuk pemasangan dan perluasan jaringan. Selain itu juga Wi-Fi dapat dipasang di area yang tidak dapat di akses oleh kabel, seperti area outdoor.
7)      Wi-Fi merupakan pilihan jaringan yang sangat ekonomis karena harga paket ship Wi-Fi yang terus menurun.
8)      Produk Wi-Fi tersedia secara luas di pasaran.
9)      Wi-Fi adalah kumpulan standard global di mana klien Wi-Fi yang sama dapat bekerja di negara-negara yang berbeda di seluruh dunia.
10)  Protocol baru untuk kualitas pelayanan dan mekanisme untuk penghematan tenaga membuat Wi-Fi sangat cocok untuk alat yang bentuknya sangat kecil dan aplikasi yang latency-sensitif (contohnya : suara dan video).
11)  Network ini di design untuk punya symetric up and down speed.

2.      Kekurangan Wireless (Wi-Fi) :
Jaringan Wi-Fi bukanlah produk yang tidak memiliki kelemahan. Paparan kelemahan disini adalah bila dibandingkan dengan jaringan kabel. Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan pada jenis enkripsi yang digunakan. Contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi adalah karena terlalu mudahnya membangun sebuah jaringan wireless. Karena Wi-Fi menggunakan teknologi tanpa kabel, maka pancarannya dapat diterima oleh setiap individu yang berada di dalam lingkungan penerimaan. Jika AP tidak dipasang dengan sempurna, ia akan menjadi ancaman untuk sistem komputer yang berada di dalam jaringan tersebut. Walaupun kecepatan Wi-Fi adalah 11Mbps, ia jarang bisa sampai ke tahap tersebut disebabkan oleh gangguan gelombang radio di kawasan sekitarnya. Intinya, kelemahan Wi-Fi adalah :
1.      Untuk menggunakan WiFi kita harus ada di area yang dijangkau oleh WiFi atau istilahnya ‘hotspot’.
2.      Area jangkauan WiFi masih kecil, sinyalnya kurang bisa menembus tembok.
3.      Access Point lebih mudah disusupi virus.
4.      Pertukaran data gampang disadap.
5.      Penggunaan baterai relative lebih tinggi apabila dibandingkan dengan penggunaan standar, sehingga menyebabkan baterai cepat lemah atau habis (mempersingkat daya tahan baterai) dan menyebabkan panas.
6.      Bentuk Wireless enkripsi standar yang paling terkemuka. Wired Equivalent Privacy atau di persingkat WEP, telah menunjukkan fakta bahwa ia dapat di hancurkan (dikacaukan sinyal atau frekuensinya) meskipun telah di konfirmasikan secara benar.
7.      Jaringan Wi-Fi bisa di monitor dan di gunakan untuk membaca dan menduplikasikan data (termasuk di dalamnya data-data pribadi) yang disalurkan melalui jaringan ketika tidak ada akses tertutup, seperti VPN. Jika tembok batas akses Wi-Fi tidak terproteksi secara kuat untuk sebatas pada pemakai intern, maka network Wi-Fi bisa di akses bebas ber-internet.

Penggunaan teknologi jaringan berbasis wireless merupakan pilihan yang tepat saat ini. Hal ini disebabkan mulai bergesernya perilaku perusahaan dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan portabilitas dan kompatibiltas yang di tawarkan oleh teknologi wireless tentunya merupakan pilihan yang sangat menarik. Namun di balik itu harus di pertimbangkan juga teknologi wireless apa yang tepat untuk di terapkan di perusahaan sehingga dapat benar-benar membantu bisnis perusahaan tersebut. Hal ini dapat di lihat dari perbedaan dari masing-masing standar wireless yang tersedia saat ini (802.11, 802.11a, 802.11b, 802.11g). Dilihat dari sisi keamanan, tentunya 802.11b sedikit lebih baik karena dapat menerapkan metode enkripsi dengan menggunakan protokol WEP di dalam jaringan tersebut. Kalau dilihat dari sisi tidak adanya gangguan/ noise tentunya teknologi 802.11a lebih unggul karena standar ini hanya menggunakan frekuensi 5 GHz dimana frekuensi ini tidak banyak digunakan oleh perangkat-perangkat berbasis wirelees lainnya. Sehingga untuk mengatasi masalah-masalah tersebut diatas , maka standar 802.11g muncul untuk menjembatani kelemahan pada standar 802.11a dan 802.11b.

Teknologi Wireless (Bagian 2)

Pada tulisan ini adalah lanjutan daripada tulisan Teknologi Wireless (Bagian 1)  yang telah Al Mawaddah Teknologi Informasi posting sebelumnya. Adapun lanjutan mengenai teknologi wireless ini adalah sebagai berikut:

Keamanan Teknologi Wireless

         Jaringan WLAN menggunakan media komunikasi berupa gelombang elektromagnetik yang tidak dibatasi ruang tetapi hanya dibatasi oleh daya pancar gelombang elektromagnetik tersebut. Dalam hal ini klien mempunyai kebebasan dalam menangkap isyarat data di sembarang tempat yang dapat dijangkau gelombang tersebut.
         Tidak seperti pada jaringan kabel yang mana hanya klien yang dihubungkan dengan kabel yang dapat mengakses jaringan, pada jaringan WLAN, klien dapat mengakses jaringan hanya dengan memasang kartu WLAN. Untuk menghindari akses jaringan WLAN terhadap klien yang tidak berhak, pada jaringan WLAN perlu pengamanan tertentu. Jaringan WLAN memerlukan suatu teknik pengamanan dalam berkomunikasi.

Metode Keamanan Teknologi Wireless

1. (Wired Equivalent Privacy). Metode ini dimaksudkan untuk menghentikan intersepsi isyarat gelombang elektromagnetik oleh user yang tidak berhak. Metode ini dilakukan dengan cara memberi semua klien dan access point dengan kunci enkripsi dan dekripsi yang sama. WEP didasarkan pada algoritma enkripsi RC4 dari RSA Data Systems.

2. SSID (Service Set Identifier). Metode ini dilakukan dengan cara memberi suatu SSID yang berlaku sebagai password sederhana yang memungkinkan suatu jaringan WLAN dipisahkan dalam beberapa net¬work yang berbeda. Pengenal ini diprogram dalam access point, sehingga semua klien yang akan mengakses jaringan ini harus dikonfigurasi menggunakan pengenal SSID yang sesuai.

3. Filter Alamat MAC (Media Access Control). Metode ini digunakan untuk membatasi akses pada jaringan WLAN menggunakan daftar alamat MAC pada klien. Alamat MAC ini dimasukkan dalam access point sedemikian, sehingga hanya klien yang punya alamat MAC yang terdaftar saja yang dapat mengakses jaringan WLAN.


Cara Kerja Teknologi Wireless
         Wireless LAN menggunakan electromagnetic airwaves (radio atau infrared) untuk menukarkan informasi dari satu titik ke titik lainnya tanpa harus tergantung pada sambungan secara fisik yakni menggunakan kabel dengan kategori tertentu.
         Gelombang radio biasa digunakan sebagai pembawa karena dapat dengan mudah mengirimkan daya ke penerima.
         Data yang ditransmikan atau diterima dengan cara ditumpangkan pada gelombang pembawa sehingga bisa diextract pada ujung penerima.
         Data ini umumnya digunakan sebagai pemodulasi dari pembawa oleh sinyal informasi yang sedang ditransmisikan.
         Begitu datanya sudah dimodulasikan pada gelombag radio pembawa, sinyal radio akan menduduki lebih dari satu frekuensi, hal ini terjadi karena frekuensi atau bit rate dari informasi yang memodulasi ditambahkan pada sinyal carrier.
         Multiple radio carrier bisa ada dalam suatu ruang dalam waktu yang bersamaan tanpa terjadi interferensi satu sama lain jika gelombang radio yang ditransmisikan berbeda frekuensinya.
         Untuk mengextract data, radio penerimanya diatur dalam satu frekuensi dan menolak frekuensi-frekuensi lain.
         Pada konfigurasi wireless LAN tertentu, transmitter/receiver (transceiver) device, biasa disebut Access Point, terhubung pada jaringan kabel dari lokasi yang fixed menggunakan kabel standard.
         Sebuah access point bisa mensupport sejumlah group kecil dari user dan bisa dipakai dalam jarak beberapa puluh meter.
         Access point biasanya diletakkan pada tempat yang tinggi tapi dapat juga diletakkan dimana saja untuk mendapatkan cakupan yang dikehendaki.
         End user access wireless LAN menggunakan wireless-LAN adapters, biasa terdapat pada PC card pada notebook atau palmtop computer, atau sebagai card dalam desktop computer, atau terintegrasi dalam hand-held komputer.
Topologi Wireless LAN
         Ad-hoc atau Independent Basic Service Set (IBSS)

         Infrastruktur atau Basic Service Set (BSS)
                       

Mode Ad-hoc / P2P
         Mode ad-hoc memungkinkan hubungan antar komputer pada jaringan WLAN tanpa melalui suatu access point. Tidak seperti pada jaringan kabel yang mana jaringan point to point hanya berlangsung antara dua komputer, jaringan point to point pada jaringan WLAN dapat dilakukan oleh tiga komputer secara bersama. Semua komputer dapat berhubungan secara langsung dan menggunakan sumber daya yang ada secara bersama

Mode Infrastructure
         Untuk menghubungkan banyak komputer, jaringan WLAN harus dijalankan menggunakan mode infrastruktur maka sangat berbeda dengan mode AdHoc yang hanya melayani beberapa client saja.
         Untuk menyusun jaringan WLAN yang bekerja pada mode infrastruktur diperlukan peralatan tambahan berupa wireless access point (WAP) atau disebut secara singkat dengan access point.
         Access point berlaku seperti hub atau switch pada jaringan kabel, sehingga access point akan menjadi pusat dari jaringan WLAN.


Istilah Populer Pada Teknologi Wireless

Channel
         Channel seperti jalur-jalur pemisah pada jalan tersebut. Peralatan 802.11a bekerja pada frekuensi 5,15 – 5,875 GHz, sedangkan peralatan 802.11b dan 802.11g bekerja pada frekuansi 2,4 – 2,497 GHz. Jadi , 802.11a menggunakan pita frekuensi lebih besar dibandingkan 802.11b atau 802.11g. Semakin lebar pita frekuensi, semakin banyak channel yang tersedia.
MIMO
         MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata Pre- menyatakan Prestandard versions of 802.11n.
         MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi.
         Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati.

 SSID
         SSID (Service Set IDentifier) merupakan identifikasi atau nama untuk jaringan wireless. Setiap peralatan Wi-Fi harus menggunakan SSID tertentu. Peralatan Wi-Fi dianggap satu jaringan jika mengunakan SSID yang sama

MAC address
         Media Access Control Address) adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan model OSI, yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan.  Contoh MAC ADDRESS adalah 00-E0-A0-00-67-08

WEP
         Shared Key atau WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point.
WPA
         Wi-Fi Protected Access adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metoda pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yamg sebelumnya, yaitu WEP

WPA-PSK
         WPA-PSK (Wi-Fi Protected Access – Pre Shared Key) adalah pengamanan jaringan nirkabel dengan menggunakan metoda WPA-PSK jika tidak ada authentikasi server yang digunakan. Dengan demikian access point dapat dijalankan dengan mode WPA tanpa menggunakan bantuan komputer lain sebagai server. Cara mengkonfigurasikannya juga cukup sederhana.

Perangkat Lunak

         Perangkat lunak (software) yang lazim dan biasa digunakan untuk mengetahui/mencari sinyal/gelombang wifi  selain yang ada dari driver perangkat keras itu sendiri yang telah terpasang pada sistem operasi antara lain adalah :AP Locator, InSSIDer, NetStumbler,  Airsnort, Easy Wifi Radar, MhotSpot, Advanced Hot Scanner, dan lain sebagainya.

Contoh Pemanfaatan Teknologi Wireless

         Inframerah adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasigelombang radio.
         Namanya berarti "bawah merah" (dari bahasa Latin infra, "bawah"), merah merupakan warna dari cahaya tampak dengan gelombang terpanjang. Radiasi inframerah memiliki jangkauan tiga "order" dan memiliki panjang gelombang antara 700  nm dan 1 mm. Inframerah ditemukan secara tidak sengaja oleh Sir William Herschell, astronom kerajaan Inggris ketika ia sedang mengadakan penelitian mencari bahan penyaring optik yang akan digunakan untuk mengurangi kecerahan gambar matahari dalam tata surya teleskop.

         Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel.
         Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan di distribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group..

         LAN nirkabel (bahasa Inggris: Wireless LAN) adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel

         Keyboard/Mouse Nirkabel

         Wireless Audio Menghubungkan PC/ Laptop dengan Speaker atau apapun.